Cara mengolah daging Kambing agar Empuk

Food Daily - Beberapa hari yang lalu, umat Islam merayakan Idul Adha atau Idul Qurban, yang mana perayaan ini identik dengan hidangan serba daging, terutama daging Sapi dan Kambing. Rasanya hampir setiap rumah yang wilayahnya ada penyembelihan hewan Qurban, akan mendapatkan daging Qurban juga, sehingga setiap orang memiliki bahan daging untuk dimakan.

Bahkan, ketika siang tadi saya pergi ke rumah makan padang untuk membeli makan dengan lauk Rendang, sang pelayan rumah makan tersebut bilang tidak menjual lauk berbahan daging Sapi, pengelola rumah makan tersebut menganggap setiap orang di hari raya Idul Adha akan memiliki daging sendiri, sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi penjualan lauk dengan bahan daging. Ada benarnya juga, tapi tidak bagi saya seorang anak kosan hehe..
Olahan kambing tidak sepenuhnya orang bisa memasaknya. Hal ini berbeda dengan daging sapi yang tidak memerlukan perhatian khusus, daging Kambing memerlukan rahasia khusus agar sajiannya lembut dan tidak berbau Kambing atau prengus. Husnu Ozcan merupakan seorang Chef dari hotel Raffles Istanbul, Turki memberikan beberapa tips bagaimana mengolah daging Kambing agar empuk :

Daging Kambing yang diperoleh pada saat hari raya kurban merupakan daging yang segar dan bisa langsung diolah, karena setelah proses penyembelihan hewan Qurban, daging tersebut akan segera didistribusikan ke warga sekitar. Guna menghindari daging Kambing alot serta berbau prengus, daging Kambing sebaiknya tidak dicuci. Daging Kambing bisa langsung dipotong sesuai ukuran yang hendak diolah. Selain itu, cara yang umumnya digunakan adalah dengan menggantung daging yang akan diolah agar darah menetes lalu mengering. Olahan segar ini biasanya berlaku untuk Sate Kambing ataupun Kambing Guling.

Kemudian rendam Daging Kambing dalam parutan nanas muda selama kurang lebih 5-10 menit saja, jangan terlalu lama agar daging tidak hancur. Tujuan merendam daging Kambing dalam parutan nanas muda adalah agar daging tersebut menjadi lunak. Setelah direndam, daging bisa langsung direbus dengan bumbu yang ada untuk pengolahan menjadi sup atau tongseng. Jika anda tidak ingin segera mengkonsumsi daging tersebut, anda bisa menyimpannya kedalam Freezer untuk kemudian dimasak dilain hari, namun jangan terlalu lama menaruh daging tersebut dalam Freezer agar cita rasa & kesegaran daging tidak hilang.

Mengiris bagian lemak pada daging kambing juga bisa membantu menghilangkan bau prengus pada Kambing. Daging Kambing juga dapat dibuat menjadi empuk menggunakan daun pepaya yang diremas-remas bersama daging selama kurang lebih 1-2 jam. Setelah itu anda bisa mengolahnya menjadi olahan seperti Sate Kambing. Daging Kambing juga bisa dilumuri dengan perasan air jeruk nipis selama kurang lebih 30 menit untuk menghilangkan bau prengus.

Menurut chef Husnu Ozcan, daging Kambing yang paling cocok untuk dijadikan sate adalah bagian punggung, has luar (sirloin), has dalam (tenderloin) serta bagian punuk (chateaubriand) yang terkenal empuk. Agar rasa sate lebih gurih, biasanya ditambahkan bagian lemak kambing dalam setiap tusuknya. Hal ini sudah sering kita jumpai ketika membeli sate keliling ataupun sate di rumahmakan, yang mana dalam satu tusuknya akan dicampur daging dan gajih atau bagian lemak. Jika memilih lemak daging kambing, pilihlah yang berwarna putih. Bagian ini bisa lumer namun tidak sampai menjadi keras saat dibakar.

Semoga stok daging dirumah anda tidak keburu habis saat membaca tulisan ini, namun jika hal tersebut terjadi, simpanlah laman artikel ini untuk kemudian dibuka kembali saat anda membeli daging Kambing dikemudian hari hehe. Semoga tulisan mengenai cara mengolah dagingKambing agar Empuk dapat bermanfaat bagi semua. Jangan lupa untuk berolahraga setelah mengkonsumsi daging Kambing ya! Sehat selalu untuk kita semua!

Artikel ini dipost oleh

0 komentar untuk Cara mengolah daging Kambing agar Empuk.


Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar